Platform pariwisata media digital untuk anak -anak

 Platform pariwisata media digital untuk anak -anak




Dunia digital anak -anak adalah dunia pariwisata permainan yang telah mengalami proses mentransfer kebiasaan, dari tradisional ke digital. Fantasi dan gambar anak -anak disalurkan dan disalurkan dalam berbagai jenis platform digital, termasuk dunia game interaktif.


"Harus ada perubahan dalam metode orang tua yang dilakukan oleh orang tua, yaitu memahami berbagai kemajuan dalam fitur aplikasi di dunia digital. Pengawasan kegiatan dan perkembangan anak -anak tidak hanya memengaruhi perilaku, tetapi juga apa yang dilakukannya dengan teknologi digital, "kata Mathori Bryan, aktor dan seni penuh semangat,

Aktivis komunitas digital Pondok Kaliopak Yogyakarta menjelaskan kemampuan digital untuk memiliki segmentasi mereka sendiri. Dengan kata lain, sesuai dengan kebutuhan dan fungsinya dalam hidup.


Akibatnya, katanya, guru sebagai pendidik saat ini dihadapkan dengan tantangan terhadap perubahan dalam model pengajaran dan pengembangan siswa yang semakin beragam.


"Keterampilan digital seorang guru adalah kehendak dan kemampuan untuk membimbing anak -anak dalam" perjalanan digital ", sehingga ini mengarah pada proses pembelajaran dan karakter karakter," tambahnya.


Menurutnya, sekolah sebagai sarana studi harus menghibur proses interaksi antara guru dan siswa. Ini adalah kunci penting untuk keberhasilan pendidikan. Penting juga bahwa ada kohesi kerja sama antara guru, direktur, siswa dan orang tua mereka.

“Mari kita sekali lagi membangun antusiasme bersama untuk mengerem JBM, jam pembelajaran komunitas. Karena sistem sosial menjadi sangat penting untuk hubungannya dengan dunia pendidikan anak -anak, "ia berpendapat.


Orang lain yang memiliki sumber daya, Kepala Kantor Pendidikan dan Budaya Kabupaten Sukoharjo, Darno, di webinar dengan tema "Waktu untuk siswa dan guru yang kompeten dalam pembelajaran online (online)" berharap bahwa para pendidik dan siswa dapat menggunakan yang bijak, kreatif dan media digital yang bertanggung jawab.


"Penggunaan media digital harus mengetahui aspek dan konsekuensi yang berlaku," kata Darno, yang juga presiden Sukoharjo Regrcy PGRI.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Danau Kelimutu Pesona Keindahan Dan Hal Unik Lainnya

E-Ticket: Solusi Digitalisasi Turis

Pentingnya membangun ekosistem wisata digital di Era Industri 4.0