JANJANG SARIBU Bukittinggi Tiket & Daya Tarik - Juli 2022
Siapa yang tidak mengenal Janjang Saribu? Paket objek wisata yang harus dikunjungi selama pemain Sianok Canyon. Janjang Saribu sering dijuluki kembar Janjang Koto Gater. Kunjungan ini menawarkan pengalaman hiking dengan pemandangan Sianok Canyon dan kota Bukitgi.
JANJANG SARIBU Transversal dari bukit Bukik Apik di bagian bawah Lembah Sianok. Panjang trek mencapai 700 m. Medan curam di tebing memberikan perasaan sendiri untuk wisatawan yang menyeberanginya. Tempat -tempat wisata ini sangat diminati oleh wisatawan nasional dan asing yang menyukai kegiatan fisik.
Harga Tiket Masuk Janjang Saribu
Tidak ada harga resmi untuk memasuki area wisata ini. Hanya beberapa kali ada sampel dari komunitas sekitarnya yang mengakui sebagai pemilik. Selain itu, pengunjung hanya perlu menyiapkan uang untuk parkir kendaraan.
Waktu Operasional
Objek wisata ini terbuka untuk umum setiap hari. Tidak ada waktu khusus yang terkait dengan pembukaan atau kehilangan tempat ini. Pengunjung disarankan untuk datang sebelum matahari terbenam. Ini diberi risiko tanah yang cukup berbahaya jika dikunjungi di malam hari.
Waktu Operasional
Senin – Minggu 24 Jam
Daya Tarik Wisata Janjang Saribu
Janjang Saribu memiliki dua akses yang dapat dipilih oleh pengunjung. Titik tertinggi adalah di puncak Puhun Apt di sebelah masjid Baiturrahman. Sementara akhir berada di Sianok Canyon, tepatnya di dekat kafe Sianok. Pengunjung disarankan yang ingin membuat akses sensasi untuk mengambil rute dari puncak ke lembah.
Karena masih banyak yang berasimilasi Janjang Saribu dan Janjang Koto Gater, tempat yang sama. Berikut adalah beberapa hal tentang keunikan dan karakteristik yang layak dikunjungi oleh wisatawan.
Daerah wisata ini dilakukan oleh masyarakat setempat untuk mengambil pasir dan air Batang Sianok. Bentuk awal adalah patung tangga tanah yang didukung oleh bambu. Seiring waktu, pengembara telah meningkat untuk diperbaiki sampai menjadi Janjang Saribu saat ini tersedia.
Bentuk Janjang Saribu
Janjang Saribu memiliki banyak langkah seperti Janjang Koto Gater. Perbedaan yang mencolok berbentuk. Lebar jalur tangga yang hanya cukup ditransmisikan oleh satu orang. Selain itu, pembatasan lintasan terbuat dari pagar besi.
Jalan yang ada di sini memiliki pendorong. Pengunjung harus berhati -hati karena perhatian yang ada juga tidak terlalu besar. Jalan ini juga membagi dua batu besar yang sering menjadi subjek foto pengunjung. Di lembah, ada tengara merah besar dengan kata -kata Janjang Saribu.

Komentar
Posting Komentar